Senin, 02 April 2018

Persija Berjaya, Persib Tersungkur

Persija Jaya Persip Terkapar


Liga 1 2018 memang baru memasuki pekan ke-2. Namun, sejumlah tim papan atas sudah saling berhadapan. Di pekan ini, empat raksasa Indonesia saling jegal. Tak terkecuali dua seteru, Persija Jakarta dan Persib Bandung. Keduanya tak saling jumpa, tapi sama-sama berhadapan dengan lawan tangguh.

Persija yang tengah menanjak performanya, menerima tantangan dari jawara Liga Indonesia 2009/2010, Arema FC. Macan Kemayoran menjamu Singo Edan di tempat yang sangat prestisius, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 31 Maret 2018.


Banyak pihak yang menduga Persija bakal menjinakkan Arema dalam laga ini. Ternyata benar saja, Persija digdaya. Dua gol bomber haus gol berpaspor Kroasia, Marko Simic, dan sumbangan satu gol Jaimerson da Silva, mengantar Tim Ibukota meraih poin sempurna dalam laga ini.


Namun, nasib berbeda justru dialami oleh sang seteru, Persib. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Ezechiel N'Douassel menit 28, armada Maung Bandung malah dihajar balik Sriwijaya FC. Tampil di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Minggu 1 April 2018, Laskar Wong Kito mampu membalikkan keadaan menjadi 3-1.

Gelontoran tiga gol kemenangan Sriwijaya FC masing-masing disumbang oleh Esteban Vizcarra ('47), Marckho Merauje ('49), dan Manuchehr Dzalilov ('66).

Kekalahan ini kian menambah sesak Atep Rizal cs, lantaran dalam laga sebelumnya Persib hanya mampu meraih hasil imbang. Lalu, bagaimana reaksi kedua musuh bebuyutan yang akan saling jegal sebentar lagi?

Permintaan Maaf Pangeran Biru

Kekalahan dari Sriwijaya FC jelas memukul mental para pemain Persib. Sebab, ini adalah hasil negatif pertama yang diraih Persib di ajang Liga 1 2018. Sebelumnya, Persib juga hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan PS Tira di laga pembuka.

Ambruknya mental anak asuh Roberto Carlos Mario Gomes dibenarkan sang asisten pelatih, Fernando Soler. Pria nyentrik asal Argentina ini merasa timnya sebenarnya sudah tampil apik di babak pertama. Sebagai bukti menurutnya, Persib mampu unggul lebih dulu.

Tapi, sepakbola punya waktu main 90 menit. Saat babak kedua baru berjalan lima menit, Sriwijaya sukses membalikkan situasi dengan mencetak dua gol. Ya, gol pertama Sriwijaya dibuat Vizcarra menit 47, sementara gol Marckho Merauje dicetak menit 49.

Dua gol tersebut diakui Soler membuat Persib sangat terkejut. Sehingga, koordinasi permainan pasukannya di babak kedua jadi berantakan. Kondisi ini yang disebut Soler jadi titik kelemahan Persib, yang diekspoitasi oleh para pemain Sriwijaya Fc.

 "Kita terkejut, hanya dalam lima menit di babak kedua Sriwijaya FC bisa mencetak gol," kata asisten pelatih Persib, Fernando Soler, usai pertandingan.

"Kita bermain sebenarnya pada babak pertama sudah bagus, kita mencetak gol. Tapi setelah babak kedua, kondisi berubah karena mental pemain sudah turun. Saya mohon maaf kepada bobotoh, terimakasih sudah mendukung kita," ujarnya.

Taring Macan Kemayoran Kian Meruncing

Poin sempurna yang diraih di pekan ke-2, adalah kemenangan perdana Persija di Liga 1 musim ini. Sebab sebelumnya, Persija hanya mampu bermain imbang 0-0 dalam laga pembuka Liga 1 2018, kontra Bhayangkara FC.

Kemenangan atas Arema, menambah panjang catatan rekor tak terkalahkan Persija dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang. Jelas, bukan hal mudah buat tim mana pun untuk bisa menjaga konsistensi ini.

Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, memang menyambut baik kemenangan atas Arema. Namun rupanya, alarm peringatan justru datang dari salah satu pemain Persija, Ramdani Lestaluhu. Pemain yang akrab disapa Dani, memukul keras lonceng agar semua rekannya bisa menjaga konsistensi permainan.

Tak lain dan tak bukan, Persija bakal menghadapi jadwal yang sangat padat musim ini. Sebab, selain tampil di Liga 1, Persija juga beraksi di Piala AFC. Belum lagi, rencana PSSI untuk menggulirkan ajang Piala Indonesia.

"Semua elemen dalam tim bekerja keras. Di babak pertama kita tertahan imbang satu gol, tapi semua pemain tetap konsentrasi dan bisa menambah dua gol lagi di babak kedua. Hari ini pertandingan yang bagus sekali," kata Teco dalam sesi konferensi pers usai laga.

"Saya pikir pertandingan hari ini adalah pertandingan yang baik, lawan Arema dan kita mampu menang 3-1. Tapi walau mengemas kemenangan, saya tidak ingin kita terlena agar ke depannya tetap main konsisten seperti ini," ujar Ramdani menambahkan.

Dua hasil menuju duel panas. Ya, mungkin itulah kalimat yang pas untuk menunggu laga Persija kontra Persib, 28 April 2018 mendatang. 

Sumber : viva.co.id

Artikel Terkait